Kisah Nyata! Anak Menelantarkan Ibu Setelah Semua Harta Habis Terjual

Kisah Nyata! Anak Menelantarkan Ibu Setelah Semua Harta Habis Terjual

Kisah Nyata! Anak Menelantarkan Ibu Setelah Semua Harta Habis Terjual – Seorang ibu berusia 56 tahun tinggal sendiri didalam gubuk 2×2 meter di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kisah Nyata! Anak Menelantarkan Ibu Setelah Semua Harta Habis Terjual

Kisah Nyata! Anak Menelantarkan Ibu Setelah Semua Harta Habis Terjual

genericviagraforsaleusa.com – Kondisi ibu bernama Daeng Bollo ini sakit-sakitan. Tubuhnya lumpuh. Untuk bicara pun sulit.

Daeng Bollo cuma dapat duduk. Untuk berdiri dan berjalan udah tidak mampu.

Kondisi Daeng Bollo menggugah netizen. Karena menurut tetangga dan warga di sekitar, judibolalive99 Daeng Bollo masih punya tiga anak kandung.

Menurut warga, sebelum saat tinggal di Kecamatan Pattalassang, Gowa. Daeng Bollo pernah diancam akan dibuang oleh anaknya. Jika tidak ada kerabat atau warganya yang mau merawat.

Daeng Bollo Lahir di Teko, 15 Desember 1965. Kondisinya kini keluar memprihatinkan.

Mengutip berasal dari Terkini.id — jaringan Suara.com, Daeng Bollo tinggal sendiri didalam sebuah gubuk berukuran 2×2 meter. Tubuhnya didalam kondisi sakit.

Sejak tiga tahun terakhir menderita lumpuh gara-gara stroke. Sudah tujuh bulan Daeng Bollo tinggal sebatang kara dan terlantar didalam gubuk sempit.

Untuk makan dan minum, Bollo cuma terkait belas kasihan saudara dan tetangganya.

Untuk sekadar berjalan saja Bollo udah tidak mampu. Hanya dapat duduk. Bahkan cara bicaranya pun udah terbata-bata.

Dari keterangan warga sekitar, Nenek Bollo punya tiga orang anak. Dua orang perempuan dan satu orang laki-laki. Anaknya udah berumah tangga.

Daeng Sompa yang tidak lain adalah adik Daeng Bollo, menceritakan kisah yang dialami kakaknya.

Menurut Sompa, pernah kakaknya tinggal bersama anaknya. Namun dia jatuh sakit.

Awalnya Daeng Bollo dirawat di rumah. Namun anaknya udah tidak dapat melindungi kembali sehingga ditelantarkan.

“Sempat tinggal dan dirawat oleh anaknya. Tapi gara-gara udah tidak sanggup, sehingga ditelantarkan. Waktu itu anaknya memberi selagi ke kami, jika tidak ada yang mau rawat, dia (anaknya) bilang akan membuang ibunya. Jika tidak ada yang merawatnya,”.

“Jadi, selagi itu dikasih naik bentor (becak motor) dan diantar ke sini. Saya menawarkan sehingga kakak tinggal di rumah. Tapi dia tidak mau. Karena tak mau menyulitkan katanya,” kata Sompa sambil mengusap air matanya.

Karena tidak mau terima tawaran adiknya, Sompa mengaku punya inisiatif membangun tempat tinggal di dekat rumahnya.

“Karena tidak mau tinggal di rumahku menjadi aku buatkan tempat tinggal. Makan, mandi dan segala kebutuhannya kami yang urus,” bebernya.

Sompa mengatakan, kakaknya selagi masih sehat punya rumah. Namun rumah dan tanahnya dijual oleh anaknya.

“Bahkan perhiasan milik ibunya mereka ambil semua. Semoga anaknya punya hati untuk kembali melindungi ibunya,” harapnya.

Pasca viral, sejumlah warga dan komunitas singgah menyambangi Bollo. Salah satunya Komunitas Jurnalis Berbagi singgah mengimbuhkan pemberian sembako dan busana untuk keperluan Daeng Bollo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *